Cakrawala

Berita Terbaru

KLHK di Rapat Darurat Limbah Medis PERSI: Tumpukan Mencapai 8.000 Ton di Seluruh Indonesia

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan tumpukan limbah medis di rumah sakit (RS) seluruh Indonesia mencapai 8.000 ton. Limbah-limbah medis itu tertumpuk di banyak RS pasca penertiban insenerator RS yang dinilai tidak memenuhi syarat.

Pemusnahan Tumpukan Limbah RS di Fasilitas Pabrik Semen Tunggu Kepmen LHK

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (KLHK) pada Selasa (3/4) telah menandatangani kesepakatan dengan 4 pabrik semen untuk melakukan pemusnahan limbah medis yang kini menumpuk di rumah sakit (RS). Pabrik-pabrik semen itu masing-masing berlokasi dua di Jawa Barat, 1 Banten dan 1 lagi di Sumatera Barat. 

Agar Makin Trengginas Tangani Kejahatan Obat dan Makanan, BPOM Lantik Tiga Direktur Baru

Thursday 05 April 2018
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) melantik tiga direktur baru di Kedeputian Bidang Penindakan untuk mempercepat penanganan kasus kejahatan obat dan makanan. Ketiga direktur baru itu terdiri atas Direktur Penyidikan, Direktur Intelijen dan Direktur Pengamanan. 
13/03/2015 03:45:43 PM

Buka FK, Ubaya Bangun RS dan Bermitra dengan RSUD Mojokerto

Surabaya - Universitas Surabaya (Ubaya) akan membuka Fakultas Kedokteran dan tiga program studi pascasarjana baru, Magister Bioteknologi, Magister Teknik Industri, dan Doktoral Psikologi. Program studi (prodi) dan fakultas baru itu sudah mendapatkan rekomendasi Kopertis VII Jatim dan sekarang dalam proses di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Jika proses di Ditjen Dikti Kemendikbud itu bisa selesai sebelum Juni 2015, maka prodi baru akan dibuka tahun ini, namun bila tidak, dibuka tahun depan. Kami membuka prodi magister dan doktoral untuk memperkuat iklim riset di Ubaya, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas laboratorium kami," kata Rektor Ubaya Joniarto Parung, baru-baru ini.

Ubaya akan bekerja sama dengan RSUD Mojokerto yang berakreditasi B sebelum pembangunan rumah sakit (RS) kampus itu selesai. RS pendidikan itu akan dibangun di lapangan parkir Ubaya Kampus Tenggilis yang total lahannya mencapai 5,5 hektar. Sementara, RS akan dibangun di lahan seluas 1 hektar.

"Tapi, nantinya jika RS Ubaya selesai, kami akan tetap bekerja sama dengan RSUD Mojokerto itu. Kami ingin mahasiswa memiliki pengalaman berbeda, praktek di RSUD dan RS Universitas. Untuk dosen, kami sudah memiliki 22 spesialis, padahal syarat minimal 18 dokter. Untuk prodi lain (pascasarjana teknik industri, bioteknologi, psikologi), kami sudah memiliki syarat minimal enam doktor, apalagi Fakultas Psikologi sudah lama memiliki magister," papar Joniarto.

Joniarto menegaskan, Fakultas Kedokteran yang nanti dibuka, mengintegrasikan fisik dan psikis, yakni kesehatan terpadu antara kedokteran, psikologi, dan farmasi. "Masyarakat yang sehat itu meliputi sehat fisik dari aspek kedokteran dan pengobatan (farmasi), tapi juga sehat secara psikis, sehingga kami akan mengoptimalkan Fakultas Psikologi yang sudah memiliki S2 dan S3," ujar Joniarto.

Selain mengaplikasikan teknik kedokteran konvensional, Ubaya juga akan mengembangkan pengobatan herbal melalui optimalisasi penelitian di Ubaya Kampus Trawas (UTC), pusat informasi lingkungan dan wisata alam. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902