Berita RS

Berita Terbaru

Siloam Kini Miliki 20 RS dan Akan Terus Bertambah

Wednesday 08 July 2015
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dan PT Nirvana Development Tbk (NIRO) menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan pembangunan rumah sakit (RS) di berbagai wilayah Indonesia. Rumah Sakit (RS) Siloam akan menyediakan layanan kesehatan di berbagai proyek properti yang dibangun Nirvana.

Ramai Peminat, Program Bayi Tabung RSUP Dr Sardjito Terus Dikembangkan

Wednesday 03 June 2015
Tingginya peminat program bayi tabung di Klinik Infertilitas Permata Hati, memacu RSUP Dr Sardjito mengintensifkan layanan ini. Anggota tim dan para dokter klinik ini terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuannya dengan mempelajari dan mengimplementasikan berbagai teknologi untuk menangani berbagai kasus infertilitas.

RS Wahidin Akan Bangun Delapan Gedung Baru

Saturday 28 March 2015
Rumah Sakit (RS) Regional Wahidin Sudirohusodo segera menambah delapan unit gedung dengan mengembangkan bangunan yang ada saat ini.  RS yang berumur 22 tahun ini memerlukan tambahan fasilitas baru untuk mengoptimalkan pelayanannya.
04/06/2013 05:30:40 AM

Enam RS Swasta Layani Jaminan Kesehatan Bali Mandara

Jakarta - Enam rumah sakit (RS) swasta bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali melayani pasien pemegang kartu Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM).   "Enam RS ini mulai melayani pasien JKBM sejak 1 Mei 2013 sehingga mereka bisa menerima pasien rujukan dari puskesmas maupun pasien gawat darurat," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya.
 
Enam RS yang melayani JKBM itu tersebar di Kabupaten Buleleng, yaitu RS Parama Sidhi, RS Kerta Usadha, dan RS Karya Dharma Usadha. Di Kota Denpasar, RS Puri Raharja dan RS Bhakti Rahayu sedangkan satu RS lainnya berada di Kabupaten Gianyar, yaitu RS Ganesha.
 
RS swasta yang melayani JKBM harus memenuhi beberapa persyaratan, yaitu sudah mempunyai kelas, terakreditasi dan harus menyiapkan 10% dari jumlah kamar untuk ruang perawatan kelas III.
 
"Sama halnya dengan RS Umum Daerah (RSUD) di Bali yang sejak 2010 sudah melayani JKBM, maka RS swasta ini harus mematuhi ketentuan tarif peraturan gubernur. Artinya yang dibayar Pemprov Bali kepada RS swasta sesuai pergub, bukan berdasarkan tarif masing-masing RS. Sedangkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan gratis karena sudah dibayar oleh pemerintah," ucapnya.
 
Suarjaya menegaskan, kerja sama ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan dan memberatkan RS swasta karena pada dasarnya digunakan sistem pembayaran atas jumlah pelayanan yang diberikan (fee for service). Jasa pelayanan itu dibayarkan pemerintah kepada RS swasta di luar biaya obat-obatan.  Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota pada 2013 mengalokasikan anggaran Rp280,662 miliar untuk melayani pasien JKBM.
 
Ia mencontohkan, RSUD Tabanan sudah mendapatkan Rp3,5 miliar dari JKBM, juga Puskesmas Denpasar Selatan mendapatkan Rp60 juta per tahun dari pengelolaan JKBM.
 
"Rumah sakit swasta yang telah bergabung dalam JKBM tetap akan kami evaluasi secara berkala dan kapan pun bisa distop kalau tidak memenuhi standar," katanya.
 
Sementara itu, Direktur RS Puri Raharja Denpasar dr Nyoman Sutedja mengatakan sejak rumah sakit yang dipimpinnya melayani JKBM, ruang perawatan kelas III penuh terus dan respons masyarakat cukup bagus.
 
"Untuk pasien JKBM kami menyediakan enam tempat tidur dan dalam sebulan ini sudah melayani 25 pasien JKBM," kata mantan Kepala Dinkes Bali itu.
(IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902