Berita RS

Berita Terbaru

144 RS Perangi Resistensi Antimikroba

Monday 13 February 2017
Penyakit infeksi masih merupakan salah satu masalah utama kesehatan masyarakat di negara berkembang dan beriklim tropis, termasuk Indonesia. Kini, ancaman dari penyakit infeksi itu makin bertambah dengan tingginya penggunaan antibiotik berlebihan yang memicu resistensi bakteri terhadap antibiotik.

Kemenkes Diskusikan Status UPT RSUD dengan PERSI dan Arsada

Friday 03 February 2017
Kementrian Kesehatan akan mempercepat proses peralihan status Rumah Sakit (RS) milik pemerintah daerah, dari semula Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT). Percepatan itu dibutuhkan agar manajamen RS mendapat pijakan regulasi dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia.

Arsada Rumuskan Rekomendasi untuk Regulasi RS Daerah Sebagai UPT

Monday 30 January 2017
Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (Arsada) menggelar lokakarya nasional membahas penyelenggaraan otonomi kesehatan lewat pengaturan hubungan dinas kesehatan dan rumah sakit (RS) daerah pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
31/10/2012 09:01:49 AM

RSUD Leuwiliang Bogor Raih Akreditasi Lima Pelayanan

Bogor - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meraih akreditasi pelayanan rumah sakit dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan.

Juru Bicara Bupati Bogor David Rizar Nugroho di Cibinong, Senin menjelaskan RSUD Kecamatan Leuwiliang itu mendapatkan sertifikasi akreditasi atas lima pelayanan, yaitu administrasi dan manajemen, pelayanan medis, pelayanan gawat darurat, pelayanan keperawatan, serta rekam medis.

Predikat lulus tingkat dasar dan akreditasi ini berlaku dari 29 Juni 2012 hingga 29 Juni 2015.

"Kendala seperti minimnya tenaga medis seperti dokter spesialis dan perawat tidak membuat kami patah semangat dalam proses akreditasi dari Kementerian Kesehatan," kata Direktur RSUD Leuwiliang drg Mike Kaltarina.

RSUD Leuwiliang, kata Mike,  mempersiapkan diri selama enam bulan menjelang proses akreditasi itu. "Dengan akreditasi ini kami membuktikan bahwa kurangnya tenaga medis tidak mempengaruhi pelayanan kami kepada masyarakat Kabupaten Bogor," katanya.

David menambahkan, sertifikat akreditasi tersebut diserahkan  Ketua Tim KARS Kemenkes drg Bambang kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin yang  kemudian menyampaikannya ke Direktur RSUD Leuwiliang.

Ketua Tim KARS drg Bambang mengatakan akreditasi itu merupakan pengakuan  Kemenkes atas pelayanan rumah sakit kepada masyarakat.

"RSUD Leuwiliang ini sangat luar biasa dalam melayani masyarakat, hal tersebut saya rasa karena adanya dorongan dari Pemkab Bogor untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Maka sudah sepantasnya jika RSUD ini mendapatkan akreditasi atas lima pelayanannya kepada masyarakat," kata Bambang. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902