Berita RS

Berita Terbaru

Empat dari Delapan RS Awal Bros Group Raih Akreditasi Internasional Joint Commision International (JCI)

Thursday 02 October 2014
Empat dari delapan rumah sakit yang tergabung dalam Awal Bros Hospital Group meraih akreditasi international dari Joint Commision International (JCI). Akreditasi tersebut diperoleh setelah tim JCI yang berpusat di Amerika Serikat melakukan survei di Rumah Sakit Awal Bros Tangerang, Rumah Sakit Awal Bros Bekasi, Rumah Sakit Awal Bros Batam dan Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru pada bulan April dan Juni tahun 2014 ini.

RS Siloam Senilai Rp 400 Miliar Akan Dibuka di Bandung

Sunday 28 September 2014
Rumah sakit (RS) Siloam milik Lippo Group delapan lantai dengan nilai investasi Rp400 miliar dan diklaim bertaraf internasional, dibangun di Bandung. RS ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan terpadu milik PT Lippo Karawaci Tbk senilai Rp680 miliar. 

Omni Hospital Pulomas Operasikan Chemo Centre

Tuesday 09 September 2014
Tingginya jumlah penderita kanker mendorong Omni Hospital Pulomas, Jakarta Timur, mengoperasikan Chemo Centre atau pusat kemoterapi.
31/10/2012 09:01:49 AM

RSUD Leuwiliang Bogor Raih Akreditasi Lima Pelayanan

Bogor - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meraih akreditasi pelayanan rumah sakit dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan.

Juru Bicara Bupati Bogor David Rizar Nugroho di Cibinong, Senin menjelaskan RSUD Kecamatan Leuwiliang itu mendapatkan sertifikasi akreditasi atas lima pelayanan, yaitu administrasi dan manajemen, pelayanan medis, pelayanan gawat darurat, pelayanan keperawatan, serta rekam medis.

Predikat lulus tingkat dasar dan akreditasi ini berlaku dari 29 Juni 2012 hingga 29 Juni 2015.

"Kendala seperti minimnya tenaga medis seperti dokter spesialis dan perawat tidak membuat kami patah semangat dalam proses akreditasi dari Kementerian Kesehatan," kata Direktur RSUD Leuwiliang drg Mike Kaltarina.

RSUD Leuwiliang, kata Mike,  mempersiapkan diri selama enam bulan menjelang proses akreditasi itu. "Dengan akreditasi ini kami membuktikan bahwa kurangnya tenaga medis tidak mempengaruhi pelayanan kami kepada masyarakat Kabupaten Bogor," katanya.

David menambahkan, sertifikat akreditasi tersebut diserahkan  Ketua Tim KARS Kemenkes drg Bambang kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin yang  kemudian menyampaikannya ke Direktur RSUD Leuwiliang.

Ketua Tim KARS drg Bambang mengatakan akreditasi itu merupakan pengakuan  Kemenkes atas pelayanan rumah sakit kepada masyarakat.

"RSUD Leuwiliang ini sangat luar biasa dalam melayani masyarakat, hal tersebut saya rasa karena adanya dorongan dari Pemkab Bogor untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Maka sudah sepantasnya jika RSUD ini mendapatkan akreditasi atas lima pelayanannya kepada masyarakat," kata Bambang. (IZN - pdpersi.co.id)