Cakrawala

Berita Terbaru

Kekompakan Antar RS, Kirim Spesialis Hingga Bantu Dokter Sekolah

Wednesday 27 May 2015
Atasi kekurangan dokter, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjalin kesepakatan dengan RS Internasional (RSI) Sanglah, Denpasar, Bali.

Bayi Ogah Makan? Jangan Buru-Buru Andalkan Susu!

Wednesday 27 May 2015
Bayi di atas usia enam bulan harus diberi makanan padat, bukan cuma susu. Ketika bayi sulit makan, orang tua harus terus mengupayakan asupan nutrisi makanan padat, tak hanya mengandalkan susu untuk membuat bayi kenyang dan nyaman. Komposisi makanan dan susu untuk bayi, maksimal separuhnya.

Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia: Stroke dan Jantung

Tuesday 26 May 2015
Hindari gaya hidup kurang sehat seperti ini: kurang olahraga, gizi tak seimbang, kurang istirahat, merokok dan minum alkohol. Kebiasaan buruk itu dapat memicu penyakit tidak menular seperti stroke, diabetes, kanker, dan jantung.
14/01/2013 09:45:32 AM

1,4 juta Kematian Akibat Infeksi di RS

Jakarta - Kebersihan tangan petugas medis juga pihak-pihak yang berada di dalam rumah sakit (RS) dapat mencegah terjadinya infeksi nosokomial yang dipicu interaksi berbagai orang yang berada di RS "Kebersihan tangan wajib hukumnya diterapkan. Sebelum memegang pasien, tenaga medis baik dokter maupun perawat wajib mencuci tangan," ujar Costy Ketua Himpunan Perawat Pengendalian Infeksi Indonesia Costy Pandjaitan CVRN SKM MARS dalam Simposium Ilmiah Teknologi Mutakhir sebagai Perlindungan dari Kuman dan Perannya dalam Mencegah Infeksi Nosokomial yang dihadiri 470 tenaga kesehatan dari Jakarta, Banten serta Jawa Barat di Hotel Kempinski Jakarta, pekan lalu.

RS, kata Costy, merupakan salah satu tempat dimana kuman dan virus banyak berkembang biak, terdapat pasien dengan beragam penyakit berkumpul disana.

Menurut data WHO, infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia dengan 1,4 juta angka kematian di seluruh dunia.
   
Tenaga medis, lanjut Costy, mempunyai potensi besar untuk mencederai pasien."Di negara berkembang potensi infeksi yang terjadi akibat interaksi di RS 20 kali lipat dibandingkan negara maju," tambah dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, tenaga medis perlu memperhatikan kebersihan tangan sebelum melakukan tindakan terhadap pasien. "Memang sepertinya sederhana, tapi itu sangat penting agar kuman penyakit tidak masuk ke tubuh pasien," tukas dia.
   
Dia juga menghimbau agar RS harus memperhatikan sarana dan prasarana bagi kebersihan tangan tenaga medis. Selain interaksi langsung, penularan kuman di RS dapat terjadi melalui penularan melalui udara dan inhalasi.

Infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Petugas medis yaitu dokter, perawat, petugas laboratorium, dan petugas administrasi, serta pasien dan pengunjung RS adalah orang yang paling rentan terkena infeksi nosokomial. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902