Cakrawala

Berita Terbaru

Indonesia Bebas Pasung pada 2019

Monday 23 January 2017
Indonesia ditargetkan bisa bebas pemasungan pada 2019. Pemasungan lazim dilakukan keluarga yang merasa kewalahan karena penyandang penyakit jiwa itu sering keluar rumah atau mengamuk sehingga dianggap membahayakan jiwanya serta orang-orang di sekitar.

RSUD Bali Mandara, Berstandar Internasional dengan Dokter UGD Triage, SDM Berbahasa Inggris dan Layani BPJS

Wednesday 18 January 2017
Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Bali Mandara yang ditargetkan sebagai RS berstandar internasional direncanakan diluncurkan Mei 2017.

 

Pasien RSJ Lebihi Kapasitas, Pasien Kian Banyak, Fasilitas Tak Bertambah

Monday 16 January 2017
Setiap tahunnya, jumlah penderita gangguan jiwa terus bertambah, sementara pasien yang sembuh jumlahnya lebih sedikit, akibatnya terjadi penumpukan dan kekurangan kapasitas di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

14/01/2013 09:45:32 AM

1,4 juta Kematian Akibat Infeksi di RS

Jakarta - Kebersihan tangan petugas medis juga pihak-pihak yang berada di dalam rumah sakit (RS) dapat mencegah terjadinya infeksi nosokomial yang dipicu interaksi berbagai orang yang berada di RS "Kebersihan tangan wajib hukumnya diterapkan. Sebelum memegang pasien, tenaga medis baik dokter maupun perawat wajib mencuci tangan," ujar Costy Ketua Himpunan Perawat Pengendalian Infeksi Indonesia Costy Pandjaitan CVRN SKM MARS dalam Simposium Ilmiah Teknologi Mutakhir sebagai Perlindungan dari Kuman dan Perannya dalam Mencegah Infeksi Nosokomial yang dihadiri 470 tenaga kesehatan dari Jakarta, Banten serta Jawa Barat di Hotel Kempinski Jakarta, pekan lalu.

RS, kata Costy, merupakan salah satu tempat dimana kuman dan virus banyak berkembang biak, terdapat pasien dengan beragam penyakit berkumpul disana.

Menurut data WHO, infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia dengan 1,4 juta angka kematian di seluruh dunia.
   
Tenaga medis, lanjut Costy, mempunyai potensi besar untuk mencederai pasien."Di negara berkembang potensi infeksi yang terjadi akibat interaksi di RS 20 kali lipat dibandingkan negara maju," tambah dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, tenaga medis perlu memperhatikan kebersihan tangan sebelum melakukan tindakan terhadap pasien. "Memang sepertinya sederhana, tapi itu sangat penting agar kuman penyakit tidak masuk ke tubuh pasien," tukas dia.
   
Dia juga menghimbau agar RS harus memperhatikan sarana dan prasarana bagi kebersihan tangan tenaga medis. Selain interaksi langsung, penularan kuman di RS dapat terjadi melalui penularan melalui udara dan inhalasi.

Infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Petugas medis yaitu dokter, perawat, petugas laboratorium, dan petugas administrasi, serta pasien dan pengunjung RS adalah orang yang paling rentan terkena infeksi nosokomial. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902