Cakrawala

Berita Terbaru

Asosiasi RS Mata Bergabung Dengan PERSI

Thursday 23 October 2014
Asosiasi Rumah Sakit Mata Indonesia (ARSAMI) resmi bergabung dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Kolaborasi itu ditandai penyerahan pataka dari ARSAMI kepada Ketua Umum PERSI Dr.dr Sutoto, M.Kes pada pembukaan Seminar Nasional PERSI dan Hospital Expo di Jakarta Convention Centre, (15/10.)

Isu BPJS Kesehatan Menghangatkan Seminar Nasional PERSI

Wednesday 22 October 2014
Isu-isu terkait perumahsakitan dibahas dalam Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre (JCC) 15 hingga 18 Oktober lalu.

Kantor PERSI Akan Pindah ke Kawasan Pancoran

Wednesday 22 October 2014
Kantor Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) akan pindah ke Crown Palace Blok E no 6, Jl Prof Supomo, Pancoran, Jakarta Selatan, bersebelahan dengan Universitas Sahid, dari semula di kawasan Boulevard Artha Gading, Sentra Bisnis Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
14/01/2013 09:45:32 AM

1,4 juta Kematian Akibat Infeksi di RS

Jakarta - Kebersihan tangan petugas medis juga pihak-pihak yang berada di dalam rumah sakit (RS) dapat mencegah terjadinya infeksi nosokomial yang dipicu interaksi berbagai orang yang berada di RS "Kebersihan tangan wajib hukumnya diterapkan. Sebelum memegang pasien, tenaga medis baik dokter maupun perawat wajib mencuci tangan," ujar Costy Ketua Himpunan Perawat Pengendalian Infeksi Indonesia Costy Pandjaitan CVRN SKM MARS dalam Simposium Ilmiah Teknologi Mutakhir sebagai Perlindungan dari Kuman dan Perannya dalam Mencegah Infeksi Nosokomial yang dihadiri 470 tenaga kesehatan dari Jakarta, Banten serta Jawa Barat di Hotel Kempinski Jakarta, pekan lalu.

RS, kata Costy, merupakan salah satu tempat dimana kuman dan virus banyak berkembang biak, terdapat pasien dengan beragam penyakit berkumpul disana.

Menurut data WHO, infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia dengan 1,4 juta angka kematian di seluruh dunia.
   
Tenaga medis, lanjut Costy, mempunyai potensi besar untuk mencederai pasien."Di negara berkembang potensi infeksi yang terjadi akibat interaksi di RS 20 kali lipat dibandingkan negara maju," tambah dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, tenaga medis perlu memperhatikan kebersihan tangan sebelum melakukan tindakan terhadap pasien. "Memang sepertinya sederhana, tapi itu sangat penting agar kuman penyakit tidak masuk ke tubuh pasien," tukas dia.
   
Dia juga menghimbau agar RS harus memperhatikan sarana dan prasarana bagi kebersihan tangan tenaga medis. Selain interaksi langsung, penularan kuman di RS dapat terjadi melalui penularan melalui udara dan inhalasi.

Infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Petugas medis yaitu dokter, perawat, petugas laboratorium, dan petugas administrasi, serta pasien dan pengunjung RS adalah orang yang paling rentan terkena infeksi nosokomial. (IZN - pdpersi.co.id)