Cakrawala

Berita Terbaru

PERSI dan Danona AQUA Gelar Program Air Bagi Kesehatan di 200 RS

Tuesday 25 April 2017
Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Danona AQUA akan menggelar Program Air Bagi Kesehatan. Program itu berupa rangkaian  kampanye dan edukasi di 200 rumah sakit (RS) yang akan menangkau 10 ribu tenaga medis dan 20 ribu pasien serta komunitas pada tahun pertama.

RSUD Mitra Sehat Tunggu Izin Dinas Kesehatan dan Kemenkes

Wednesday 19 April 2017
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mitra Sehat, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut) tengah merampungkan kelengkapan dokumen pengurusan izin operasional pada Dinas Kesehatan Sulut.

Tumpas TB, Kemenkes Ketuk 100.000 Pintu

Wednesday 19 April 2017
Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menggelar program Mengetuk 100.000 Pintu untuk mengedukasi dan menemukan kasus turbekulosis (TB). Kegiatan ini merupakan rangkain program Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh (TOSS).
14/01/2013 09:45:32 AM

1,4 juta Kematian Akibat Infeksi di RS

Jakarta - Kebersihan tangan petugas medis juga pihak-pihak yang berada di dalam rumah sakit (RS) dapat mencegah terjadinya infeksi nosokomial yang dipicu interaksi berbagai orang yang berada di RS "Kebersihan tangan wajib hukumnya diterapkan. Sebelum memegang pasien, tenaga medis baik dokter maupun perawat wajib mencuci tangan," ujar Costy Ketua Himpunan Perawat Pengendalian Infeksi Indonesia Costy Pandjaitan CVRN SKM MARS dalam Simposium Ilmiah Teknologi Mutakhir sebagai Perlindungan dari Kuman dan Perannya dalam Mencegah Infeksi Nosokomial yang dihadiri 470 tenaga kesehatan dari Jakarta, Banten serta Jawa Barat di Hotel Kempinski Jakarta, pekan lalu.

RS, kata Costy, merupakan salah satu tempat dimana kuman dan virus banyak berkembang biak, terdapat pasien dengan beragam penyakit berkumpul disana.

Menurut data WHO, infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia dengan 1,4 juta angka kematian di seluruh dunia.
   
Tenaga medis, lanjut Costy, mempunyai potensi besar untuk mencederai pasien."Di negara berkembang potensi infeksi yang terjadi akibat interaksi di RS 20 kali lipat dibandingkan negara maju," tambah dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, tenaga medis perlu memperhatikan kebersihan tangan sebelum melakukan tindakan terhadap pasien. "Memang sepertinya sederhana, tapi itu sangat penting agar kuman penyakit tidak masuk ke tubuh pasien," tukas dia.
   
Dia juga menghimbau agar RS harus memperhatikan sarana dan prasarana bagi kebersihan tangan tenaga medis. Selain interaksi langsung, penularan kuman di RS dapat terjadi melalui penularan melalui udara dan inhalasi.

Infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Petugas medis yaitu dokter, perawat, petugas laboratorium, dan petugas administrasi, serta pasien dan pengunjung RS adalah orang yang paling rentan terkena infeksi nosokomial. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902