Cakrawala

Berita Terbaru

Kiprah 29 Tahun RSJPD Harapan Kita

Sunday 23 November 2014
Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita Jakarta, pada usianya ke-29 tahun diharapkan memposisikan diri sebagai rujukan akhir. Status itu diharapkan berwujud pada upaya meningkatkan kemampuan melakukan tindakan medik komprehensif terbaru serta berinovasi, terutama dalam pengembangan pelayanan jantung di Indonesia.

Negara Asia Pasifik Bertukar Pengalaman Soal JKN di Jakarta

Sunday 23 November 2014
Simposium Penelitian Pembangunan Kesehatan se-Asia Pasifik ke-2 diselenggarakan di Hotel Sahid, Jakarta, 18-20 November 2014. Menteri Kesehatan Nila F Moeloek berharap simposium ini memberikan poin-poin rekomendasi kebijakan pada kementerian yang dipimpinnya terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penyakit Akibat Gaya Hidup Meningkat, Obat Harga Terjangkau Harus Tersedia

Thursday 20 November 2014
Perubahan pola penyakit di Indonesia harus ditindaklanjuti oleh industri farmasi, terutama agar obat dengan harga terjangkau bisa tersedia sehingga program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bisa terlaksana optimal.
31/01/2013 11:11:34 AM

Bidan Delima, Agar Ibu Terlindungi

Jakarta - Seluruh bidan yang melakukan praktik mandiri atau perorangan di Indonesia diharapkan menjadi anggota Bidan Delima untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

"Bidan Delima adalah sistem standardisasi kualitas pelayanan Bidan Praktik Mandiri (BPM). Ada kegiatan monitoring, evaluasi, pembinaan dan pelatihan yang rutin," kata Bendahara Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tuminah Wiratnoko.

IBI telah membentuk unit pelaksana Bidan Delima dalam kepengurusan IBI di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota sejak akhir 2003. “Program Bidan Delima bertujuan  meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan, meningkatkan kompetensi BPM berdasarkan hasil penelitian dan perkembangan praktik kebidanan terkini, mewujudkan rasa aman, nyaman dan kepuasan bagi BPM dan pengguna jasa, “ kata Tuminah.

Bidan Delima, kata Tuminah, juga dapat melindungi masyarakat sebagai konsumen dan bidan dari praktik-praktik kebidanan yang tidak terstandarisasi. Terhitung per 31 Mei 2012, di seluruh Indonesia kini terdapat 200 ribu bidan, namun yang menjadi anggota Bidan Delima dari 21 provinsi yang menjadi wilayah implementasi, hanya 7.762 orang.

IBI melalui Bidan Delima telah memiliki 1.873 fasilitator yang bertugas merekrut dan membina para Bidan Delima, serta 84 tenaga asesor yang bertugas mengevaluasi.

Standarisasi pelayanan BPM, kata Tuminah,  merujuk pada peraturan-peraturan Kementerian Kesehatan RI dan mengikuti perkembangan dunia kebidanan internasional. (IZN - pdpersi.co.id)