Cakrawala

Berita Terbaru

KLHK di Rapat Darurat Limbah Medis PERSI: Tumpukan Mencapai 8.000 Ton di Seluruh Indonesia

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan tumpukan limbah medis di rumah sakit (RS) seluruh Indonesia mencapai 8.000 ton. Limbah-limbah medis itu tertumpuk di banyak RS pasca penertiban insenerator RS yang dinilai tidak memenuhi syarat.

Pemusnahan Tumpukan Limbah RS di Fasilitas Pabrik Semen Tunggu Kepmen LHK

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (KLHK) pada Selasa (3/4) telah menandatangani kesepakatan dengan 4 pabrik semen untuk melakukan pemusnahan limbah medis yang kini menumpuk di rumah sakit (RS). Pabrik-pabrik semen itu masing-masing berlokasi dua di Jawa Barat, 1 Banten dan 1 lagi di Sumatera Barat. 

Agar Makin Trengginas Tangani Kejahatan Obat dan Makanan, BPOM Lantik Tiga Direktur Baru

Thursday 05 April 2018
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) melantik tiga direktur baru di Kedeputian Bidang Penindakan untuk mempercepat penanganan kasus kejahatan obat dan makanan. Ketiga direktur baru itu terdiri atas Direktur Penyidikan, Direktur Intelijen dan Direktur Pengamanan. 
Arsip
26/03/2013 08:19:36 AM

Puskesmas dan Pos Yandu Lansia Akan Diperbanyak

Jakarta - Kabar baik bagi kaum lanjut usia (lansia). Kementerian Kesehatan akan memperbanyak jumlah puskesmas dan pos yandu yang santun bagi lansia di sejumlah daerah. Langkah itu dilakukan seiring bertambahnya jumlah penduduk lansia akibat meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia.

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menjelaskan, Kementerian Kesehatan mencatat saat ini baru terdapat 437 Puskesmas Santun Lanjut Usia dan ada sekitar 69.500 Posyandu lanjut usia yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Indonesia.

“Umur Harapan Hidup (UHH) manusia Indonesia semakin meningkat. Pada Rencana Pembangunan Jangjka Menengah Nasional (RPJMN) Kemenkes tahun 2014 diharapkan terjadi peningkatan UHH dari 70,6 tahun pada 2010 menjadi 72 tahun pada 2014 yang akan menyebabkan terjadinya perubahan struktur usia penduduk,” kata Nafsiah di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, hasil Sensus Penduduk tahun 2010 menunjukkan bahwa Indonesia termasuk lima besar negara dengan jumlah penduduk lanjut usia terbanyak di dunia yakni mencapai 18,1 juta jiwa pada 2010 atau 9,6 persen dari jumlah penduduk. Proyeksi Bappenas jumlah penduduk lansia 60 tahun atau lebih akan meningkat dari 18.1 juta pada 2010 menjadi dua kali lipat (36 juta) pada 2025.

Menkes juga mengakui bahwa Kementerian Kesehatan belum memiliki data yang memadai dan data terbaru tentang masalah kesehatan pada lanjut usia ini karena survei dan penelitian yang terkait dengan lanjut usia masih sangat terbatas.

Namun, kata dia, meningkatnya jumlah lansia membuat pelayanan kesehatan yang ramah bagi kelompok tersebut semakin dibutuhkan. "Tantangan dihadapi terkait peningkatan kesehatan dan kesejahteraan lanjut usia ini adalah masih terbatasnya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang memberikan layanan kesehatan yang ramah dan mudah diakses oleh lanjut usia," tuturnya.

Dia menjelaskan, tujuan Program Kesehatan Lanjut Usia ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia agar tetap sehat, mandiri dan berdaya guna sehingga tidak menjadi beban bagi dirinya sendiri, keluarga maupun masyarakat.

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 menunjukkan pola penyakit pada lansia yang terbanyak adalah gangguan sendi kemudian diikuti oleh hipertensi, katarak, stroke, gangguan mental emosional, penyakit jantung dan diabetes mellitus. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902