Cakrawala

Berita Terbaru

Direktur RSKO: Demi Sensasi, Pecandu Tak Sadar Terus Mendekati Mati

Tuesday 30 June 2015
Pecandu obat terlarang jenis penenang dan narkoba pada dasarnya memiliki gangguan jiwa.  Namun, mayoritas para pecandu tidak menyadari gangguan psikiatri tersebut karena tertutupi oleh sensasi yang ditimbulkan konsumsi zat terlarang tersebut. Para pecandu dihimbau segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi masalah fisik dan psikisnya.

Jangan Tergoda Harga Murah, Lensa Kontak Ilegal Sangat Berbahaya

Tuesday 30 June 2015
Masyarakat diminta mewaspadai lensa kontak ilegal berbahaya. Tim Inspeksi Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementrian Kesehatan, baru-baru ini melakukan penindakan pada sebuah lokasi di Jakarta Pusat yang dianggap menjadi sumber peredaran lensa kontak ilegal ke seluruh Indonesia.

Karakter Perawat Indonesia Disukai Negara Lain, Termasuk Jepang

Monday 29 June 2015
Sebanyak 66 perawat dan 212 care workers atau petugas pelayanan asal Indonesia dikirim ke berbagai fasilitas kesehatan di Jepang. Program pengiriman perawat Indomesia ke Jepang yang dinaungi program Indonesian Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) ini telah dilaksanakan sejak 2008, dengan total 547 perawat dan 966 care workers telah ditempatkan.
14/05/2013 09:25:25 AM

Tarian Cuci Tangan RS Keluarga Sehat Hospital Pecahkan Muri

Pati - Enam langkah cuci tangan diperkenalkan melalui tarian pada 8.480 balita dan anak dari berbagai kelompok bermain, taman kanak-kanak, dan pelajar SD. Acara yang semula ditargetkan menjaring 5.000 peserta itu digelar di Jalan Lingkar Selatan Pati, Desa Mustokoharjo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kampanye hidup bersih dan kebiasaan cuci tangan itu dilakukan bertepatan ulang tahun ke-7 Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital ( RS KSH) Pati, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

"Tarian Ayo Cuci Tangan ini merupakan hasil kreasi kami dalam memperagakan enam langkah cuci tangan standar WHO," kata Beni Purwanto Direktur PT Keluarga Sehat Sejahtera, pengelola RS KSH  usai acara yang mendapat rekor cuci tangan dengan antiseptik terbanyak dari Museum Rekor Indomesia (Muri).

Antiseptik, kata Beni, bisa menggantikan sabun dan air yang lazimnya digunakan untuk cuci tangan. "Kehadiran ribuan anak itu sebagai upaya menanamkan cara hidup sehat sejak dini, sehingga ketika dewasa sudah terbiasa. Apalagi, kata dia, tangan merupakan pusat kuman penyakit, sehingga harusmembiasakan mencuci tangan. Kami juga menyiapkan 2.000 keping CD yang berisi koreografi cuci tangan sambil bermain untuk diajarkan kepada pelajar di Pati," kata Beni.

Kebiasaan cuci tangan, kata dia, juga merupakan standar wajib perawat sebelum menangani pasien agar tidak menularkan penyakit ataupun tertular.

Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Pati, Mulyo Prasedyo menegaskan, kebiasaan mencuci tangan juga salah satu perilaku hidup[ sehat yang dapat mencegah penyakit diare, tifus, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tuberkolosi, flu burung, dan penyakit menular lainnya.

"Untuk membudayakan pola hidup sehat tersebut,  sarana dan prasarana pendukung di sejumlah tempat umum, seperti pasar, terminal, sekolah, dan tempat kerja juga perlu disediakan," kata Mulyo. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902