Cakrawala

Berita Terbaru

KLHK di Rapat Darurat Limbah Medis PERSI: Tumpukan Mencapai 8.000 Ton di Seluruh Indonesia

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan tumpukan limbah medis di rumah sakit (RS) seluruh Indonesia mencapai 8.000 ton. Limbah-limbah medis itu tertumpuk di banyak RS pasca penertiban insenerator RS yang dinilai tidak memenuhi syarat.

Pemusnahan Tumpukan Limbah RS di Fasilitas Pabrik Semen Tunggu Kepmen LHK

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (KLHK) pada Selasa (3/4) telah menandatangani kesepakatan dengan 4 pabrik semen untuk melakukan pemusnahan limbah medis yang kini menumpuk di rumah sakit (RS). Pabrik-pabrik semen itu masing-masing berlokasi dua di Jawa Barat, 1 Banten dan 1 lagi di Sumatera Barat. 

Agar Makin Trengginas Tangani Kejahatan Obat dan Makanan, BPOM Lantik Tiga Direktur Baru

Thursday 05 April 2018
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) melantik tiga direktur baru di Kedeputian Bidang Penindakan untuk mempercepat penanganan kasus kejahatan obat dan makanan. Ketiga direktur baru itu terdiri atas Direktur Penyidikan, Direktur Intelijen dan Direktur Pengamanan. 
14/05/2013 09:25:25 AM

Tarian Cuci Tangan RS Keluarga Sehat Hospital Pecahkan Muri

Pati - Enam langkah cuci tangan diperkenalkan melalui tarian pada 8.480 balita dan anak dari berbagai kelompok bermain, taman kanak-kanak, dan pelajar SD. Acara yang semula ditargetkan menjaring 5.000 peserta itu digelar di Jalan Lingkar Selatan Pati, Desa Mustokoharjo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kampanye hidup bersih dan kebiasaan cuci tangan itu dilakukan bertepatan ulang tahun ke-7 Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital ( RS KSH) Pati, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

"Tarian Ayo Cuci Tangan ini merupakan hasil kreasi kami dalam memperagakan enam langkah cuci tangan standar WHO," kata Beni Purwanto Direktur PT Keluarga Sehat Sejahtera, pengelola RS KSH  usai acara yang mendapat rekor cuci tangan dengan antiseptik terbanyak dari Museum Rekor Indomesia (Muri).

Antiseptik, kata Beni, bisa menggantikan sabun dan air yang lazimnya digunakan untuk cuci tangan. "Kehadiran ribuan anak itu sebagai upaya menanamkan cara hidup sehat sejak dini, sehingga ketika dewasa sudah terbiasa. Apalagi, kata dia, tangan merupakan pusat kuman penyakit, sehingga harusmembiasakan mencuci tangan. Kami juga menyiapkan 2.000 keping CD yang berisi koreografi cuci tangan sambil bermain untuk diajarkan kepada pelajar di Pati," kata Beni.

Kebiasaan cuci tangan, kata dia, juga merupakan standar wajib perawat sebelum menangani pasien agar tidak menularkan penyakit ataupun tertular.

Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Pati, Mulyo Prasedyo menegaskan, kebiasaan mencuci tangan juga salah satu perilaku hidup[ sehat yang dapat mencegah penyakit diare, tifus, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tuberkolosi, flu burung, dan penyakit menular lainnya.

"Untuk membudayakan pola hidup sehat tersebut,  sarana dan prasarana pendukung di sejumlah tempat umum, seperti pasar, terminal, sekolah, dan tempat kerja juga perlu disediakan," kata Mulyo. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902