Cakrawala

Berita Terbaru

Apoteker di RS dan Fasilitas Kesehatan Lainnya Harus Berperan Kurangi Kasus Resistensi Antibiotik

Tuesday 21 November 2017
Apoteker sebagai tenaga kesehatan yang berwenang dalam pemberian obat, perlu mengontrol dengan baik penyerahan antibiotik di apotek maupun klinik dan rumah sakit. Selain itu, masyarakat juga dihimbau tidak menggunakan antibiotik tanpa diagnosa dokter terlebih dahulu. 

Akhirnya Berdiri Perhimpunan Humas Rumah Sakit Indonesia

Monday 20 November 2017
SSekelompok praktisi humas Rumah Sakit sepakat mendirikan asosiasi profesi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme humas rumah sakit. Asosisasi itu bernama Perhimpunan Humas Rumah Sakit Indonesia, disingkat PERHUMASRI. Bertepatan dengan diselenggarakan Hospital Expo dan Seminar Nasional Persi 2017,  Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Kuntjoro Adi Purjanto mengumumkan berdirinya PERHUMASRI dihadapan sekitar 1000 orang peserta acara pembukaan di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Rabu (18/10/2017), Jakarta.

Kemitraan Pemerintah-Swasta Dalam Sektor Kesehatan? Kapan?

Monday 20 November 2017
Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Farid Moeloek, SpM  baru-baru ini menyerukan perlunya Kemitraan Pemerintah Swasta di sektor Kesehatan. Hal ini sudah lama tertunda.  Sektor swasta mengalami perkembangan yang sangat pesat. Namun, belum ada kebijakan yang jelas  mengenai peran sektor swasta dalam kesehatan.  Memang, sedikit sekali yang diketahui mengenai peran swasta tersebut.
14/05/2013 09:25:25 AM

Tarian Cuci Tangan RS Keluarga Sehat Hospital Pecahkan Muri

Pati - Enam langkah cuci tangan diperkenalkan melalui tarian pada 8.480 balita dan anak dari berbagai kelompok bermain, taman kanak-kanak, dan pelajar SD. Acara yang semula ditargetkan menjaring 5.000 peserta itu digelar di Jalan Lingkar Selatan Pati, Desa Mustokoharjo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kampanye hidup bersih dan kebiasaan cuci tangan itu dilakukan bertepatan ulang tahun ke-7 Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital ( RS KSH) Pati, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

"Tarian Ayo Cuci Tangan ini merupakan hasil kreasi kami dalam memperagakan enam langkah cuci tangan standar WHO," kata Beni Purwanto Direktur PT Keluarga Sehat Sejahtera, pengelola RS KSH  usai acara yang mendapat rekor cuci tangan dengan antiseptik terbanyak dari Museum Rekor Indomesia (Muri).

Antiseptik, kata Beni, bisa menggantikan sabun dan air yang lazimnya digunakan untuk cuci tangan. "Kehadiran ribuan anak itu sebagai upaya menanamkan cara hidup sehat sejak dini, sehingga ketika dewasa sudah terbiasa. Apalagi, kata dia, tangan merupakan pusat kuman penyakit, sehingga harusmembiasakan mencuci tangan. Kami juga menyiapkan 2.000 keping CD yang berisi koreografi cuci tangan sambil bermain untuk diajarkan kepada pelajar di Pati," kata Beni.

Kebiasaan cuci tangan, kata dia, juga merupakan standar wajib perawat sebelum menangani pasien agar tidak menularkan penyakit ataupun tertular.

Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Pati, Mulyo Prasedyo menegaskan, kebiasaan mencuci tangan juga salah satu perilaku hidup[ sehat yang dapat mencegah penyakit diare, tifus, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tuberkolosi, flu burung, dan penyakit menular lainnya.

"Untuk membudayakan pola hidup sehat tersebut,  sarana dan prasarana pendukung di sejumlah tempat umum, seperti pasar, terminal, sekolah, dan tempat kerja juga perlu disediakan," kata Mulyo. (IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902