Cakrawala

Berita Terbaru

Asosiasi RS Mata Bergabung Dengan PERSI

Thursday 23 October 2014
Asosiasi Rumah Sakit Mata Indonesia (ARSAMI) resmi bergabung dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Kolaborasi itu ditandai penyerahan pataka dari ARSAMI kepada Ketua Umum PERSI Dr.dr Sutoto, M.Kes pada pembukaan Seminar Nasional PERSI dan Hospital Expo di Jakarta Convention Centre, (15/10.)

Isu BPJS Kesehatan Menghangatkan Seminar Nasional PERSI

Wednesday 22 October 2014
Isu-isu terkait perumahsakitan dibahas dalam Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre (JCC) 15 hingga 18 Oktober lalu.

Kantor PERSI Akan Pindah ke Kawasan Pancoran

Wednesday 22 October 2014
Kantor Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) akan pindah ke Crown Palace Blok E no 6, Jl Prof Supomo, Pancoran, Jakarta Selatan, bersebelahan dengan Universitas Sahid, dari semula di kawasan Boulevard Artha Gading, Sentra Bisnis Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
14/05/2013 09:25:25 AM

Tarian Cuci Tangan RS Keluarga Sehat Hospital Pecahkan Muri

Pati - Enam langkah cuci tangan diperkenalkan melalui tarian pada 8.480 balita dan anak dari berbagai kelompok bermain, taman kanak-kanak, dan pelajar SD. Acara yang semula ditargetkan menjaring 5.000 peserta itu digelar di Jalan Lingkar Selatan Pati, Desa Mustokoharjo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kampanye hidup bersih dan kebiasaan cuci tangan itu dilakukan bertepatan ulang tahun ke-7 Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital ( RS KSH) Pati, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

"Tarian Ayo Cuci Tangan ini merupakan hasil kreasi kami dalam memperagakan enam langkah cuci tangan standar WHO," kata Beni Purwanto Direktur PT Keluarga Sehat Sejahtera, pengelola RS KSH  usai acara yang mendapat rekor cuci tangan dengan antiseptik terbanyak dari Museum Rekor Indomesia (Muri).

Antiseptik, kata Beni, bisa menggantikan sabun dan air yang lazimnya digunakan untuk cuci tangan. "Kehadiran ribuan anak itu sebagai upaya menanamkan cara hidup sehat sejak dini, sehingga ketika dewasa sudah terbiasa. Apalagi, kata dia, tangan merupakan pusat kuman penyakit, sehingga harusmembiasakan mencuci tangan. Kami juga menyiapkan 2.000 keping CD yang berisi koreografi cuci tangan sambil bermain untuk diajarkan kepada pelajar di Pati," kata Beni.

Kebiasaan cuci tangan, kata dia, juga merupakan standar wajib perawat sebelum menangani pasien agar tidak menularkan penyakit ataupun tertular.

Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Pati, Mulyo Prasedyo menegaskan, kebiasaan mencuci tangan juga salah satu perilaku hidup[ sehat yang dapat mencegah penyakit diare, tifus, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tuberkolosi, flu burung, dan penyakit menular lainnya.

"Untuk membudayakan pola hidup sehat tersebut,  sarana dan prasarana pendukung di sejumlah tempat umum, seperti pasar, terminal, sekolah, dan tempat kerja juga perlu disediakan," kata Mulyo. (IZN - pdpersi.co.id)