Cakrawala

Berita Terbaru

Kalangan Perumahsakitan se-Indonesia Bertemu dalam Seminar Nasional PERSI, Mengikuti Seminar, Lokakarya dan Berkompetisi

Thursday 19 October 2017
Sedikitnya 900 kalangan perumahsakitan mengikuti Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-15 yang menghadirkan sembilan sidang paripurna, tiga sidang simultan serta 13 lokakarya, yang terdiri atas 4 pra seminar serta 9 yang dilakukan di simultan. Rangkaian acara itu diselenggarakan di di Jakarta Convention Centre, mulai Rabu hingga Sabtu, 18-21 Oktober 2017.

Kalangan Perumahsakitan se-Indonesia Bertemu dalam Seminar Nasional PERSI, Mengikuti Seminar, Lokakarya dan Berkompetisi

Thursday 19 October 2017
Sedikitnya 900 kalangan perumahsakitan mengikuti Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-15 yang menghadirkan sembilan sidang paripurna, tiga sidang simultan serta 13 lokakarya, yang terdiri atas 4 pra seminar serta 9 yang dilakukan di simultan. Rangkaian acara itu diselenggarakan di di Jakarta Convention Centre, mulai Rabu hingga Sabtu, 18-21 Oktober 2017.

Kalangan Perumahsakitan se-Indonesia Bertemu dalam Seminar Nasional PERSI, Mengikuti Seminar, Lokakarya dan Berkompetisi

Thursday 19 October 2017
Sedikitnya 900 kalangan perumahsakitan mengikuti Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-15 yang menghadirkan sembilan sidang paripurna, tiga sidang simultan serta 13 lokakarya, yang terdiri atas 4 pra seminar serta 9 yang dilakukan di simultan. Rangkaian acara itu diselenggarakan di di Jakarta Convention Centre, mulai Rabu hingga Sabtu, 18-21 Oktober 2017.
19/04/2017 10:23:07 PM

Tumpas TB, Kemenkes Ketuk 100.000 Pintu

Jakarta -
Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menggelar program Mengetuk 100.000 Pintu untuk mengedukasi dan menemukan kasus turbekulosis (TB). Kegiatan ini merupakan rangkain program Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh (TOSS).

"Pemerintah berupaya lebih intensif mendeteksi dini kasus turbekulosis dengan aksi mendatangi langsung rumah warga, semua ini dalam rangka Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas Tuberkulosis," demikian terungkap dalam siaran pers Kemenkes.

Gerakan itu melibatkan berbagai elemen masyarakat di 34 provinsi, bekerja sama antara Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan berbagai lembaga swadaya masyarakat. Program ini diluncurkan terkait peringatan Hari TB Sedunia pada 24 Maret yang mengagendakan eliminasi TB pada 2035 yang berfokus pada pencegahan penularan, menemukan yang bergejala serta mengobati yang sakit sampai sembuh.

Menurut laporan surveilans TB 2015, total penemuan kasus TB sebanyak 330.729 kasus pada 2015 dengan angka keberhasilan pengobatan sampai sembuh sebesar 84%. Sedangkan 16% sisanya ialah pasien yang tidak menyelesaikan pengobatan dikarenakan meninggal dunia, pindah tempat tinggal, tidak melanjutkan pengobatan, dan penyakit kebal terhadap obat yang diberikan.  

Dengan rata-rata lebih dari 300.000 pasien yang diobati per tahunnya, maka terhitung sejak 2012 Indonesia telah berhasil menyelamatkan pengidap TB lebih dari 1 juta nyawa.   

"Pemerintah mengubah pola upaya eliminasi kasus TB dari penemuan pasif promotif menjadi aktif, intensif dan dilakukan secara masif. Deteksi kasus lebih spesifik dengan penemuan berbasis keluarga dan masyarakat pada populasi khusus seperti lembaga permasyarakatan, pondok pesantren, asrama, dan pada perumahan padat penduduk.Peningkatan jejaring layanan juga dilakukan dengan melibatkan rumah sakit dan klinik swasta, serta peningkatan kolaborasi layanan di fasilitas layanan kesehatan antara TB HIV, TB DM, dan TB Gizi," demikian siaran pers itu.

(IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902