Cakrawala

Berita Terbaru

KLHK di Rapat Darurat Limbah Medis PERSI: Tumpukan Mencapai 8.000 Ton di Seluruh Indonesia

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan tumpukan limbah medis di rumah sakit (RS) seluruh Indonesia mencapai 8.000 ton. Limbah-limbah medis itu tertumpuk di banyak RS pasca penertiban insenerator RS yang dinilai tidak memenuhi syarat.

Pemusnahan Tumpukan Limbah RS di Fasilitas Pabrik Semen Tunggu Kepmen LHK

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (KLHK) pada Selasa (3/4) telah menandatangani kesepakatan dengan 4 pabrik semen untuk melakukan pemusnahan limbah medis yang kini menumpuk di rumah sakit (RS). Pabrik-pabrik semen itu masing-masing berlokasi dua di Jawa Barat, 1 Banten dan 1 lagi di Sumatera Barat. 

Agar Makin Trengginas Tangani Kejahatan Obat dan Makanan, BPOM Lantik Tiga Direktur Baru

Thursday 05 April 2018
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) melantik tiga direktur baru di Kedeputian Bidang Penindakan untuk mempercepat penanganan kasus kejahatan obat dan makanan. Ketiga direktur baru itu terdiri atas Direktur Penyidikan, Direktur Intelijen dan Direktur Pengamanan. 
19/04/2017 10:50:54 PM

RSUD Mitra Sehat Tunggu Izin Dinas Kesehatan dan Kemenkes

Minahasa -
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mitra Sehat, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut) tengah merampungkan kelengkapan dokumen pengurusan izin operasional pada Dinas Kesehatan Sulut.

"Saat ini juga sudah ada Peraturan Daerah (Perda) tentang RSUD Mitra Sehat," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Minahasa Tenggara Agustina Tangian, belum lama ini.

Agustina menjelaskan, setelah melakukan pengurusan izin ke Dinas Kesehatan, pihkanya juga akan melakukan pengurusan registrasi operasional rumah sakit di Kementerian Kesehatan.

"Kami berharap bisa cepat selesai agar RSUD bisa segera diresmikan," kata Agustina  

(IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902