Cakrawala

Berita Terbaru

Kalangan Perumahsakitan se-Indonesia Bertemu dalam Seminar Nasional PERSI, Mengikuti Seminar, Lokakarya dan Berkompetisi

Thursday 19 October 2017
Sedikitnya 900 kalangan perumahsakitan mengikuti Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-15 yang menghadirkan sembilan sidang paripurna, tiga sidang simultan serta 13 lokakarya, yang terdiri atas 4 pra seminar serta 9 yang dilakukan di simultan. Rangkaian acara itu diselenggarakan di di Jakarta Convention Centre, mulai Rabu hingga Sabtu, 18-21 Oktober 2017.

Kalangan Perumahsakitan se-Indonesia Bertemu dalam Seminar Nasional PERSI, Mengikuti Seminar, Lokakarya dan Berkompetisi

Thursday 19 October 2017
Sedikitnya 900 kalangan perumahsakitan mengikuti Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-15 yang menghadirkan sembilan sidang paripurna, tiga sidang simultan serta 13 lokakarya, yang terdiri atas 4 pra seminar serta 9 yang dilakukan di simultan. Rangkaian acara itu diselenggarakan di di Jakarta Convention Centre, mulai Rabu hingga Sabtu, 18-21 Oktober 2017.

Kalangan Perumahsakitan se-Indonesia Bertemu dalam Seminar Nasional PERSI, Mengikuti Seminar, Lokakarya dan Berkompetisi

Thursday 19 October 2017
Sedikitnya 900 kalangan perumahsakitan mengikuti Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-15 yang menghadirkan sembilan sidang paripurna, tiga sidang simultan serta 13 lokakarya, yang terdiri atas 4 pra seminar serta 9 yang dilakukan di simultan. Rangkaian acara itu diselenggarakan di di Jakarta Convention Centre, mulai Rabu hingga Sabtu, 18-21 Oktober 2017.
08/08/2017 06:01:12 PM

Atasi Polusi, Warga Urban Disarankan Bersahabat dengan Masker

Jakarta -
Dampak negatif polusi udara perkotaan dapat diminimalisir dengan penggunaan masker. "Sumber polusi udara itu, 90% dari knalpot kendaraan. Masker yang memiliki filtrasi, mampu melindungi dari polusi itu, menimalisir paparan dosis besar. Meminimalkan polusi udara yang masuk ke saluran napas, berdasarkan penelitian, dalam jangka pendek mengurangi keluhan masalah pernapasan.

Dengan penggunaan masker, berdasarkan riset, lima dari enam orang, risiko infeksi saluran pernapasannya, jauh lebih berkurang," tutur spesialis paru RS Persahabatan dr. Agus Dwi Susanto di Jakarta, belum lama ini.

Agus menyarankan, masker dipakai dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan perkotaan dengan polusi tinggi untuk perlindungan diri. Upaya lainnya, mengurangi kegiatan di luar ruangan saat polusi udara sedang tinggi, seperti pada siang hari.

Untuk orang yang sudah mempunyai penyakit pernapasan, lanjut Agus, sebaiknya menimimalkan dampak polusi agar penyakitnya tidak menjadi lebih parah. "Kalau sudah punya asma harus memperhatikan dampak polusi, diperhatikan pengobatan rutin, paparan polusi minimal agar tidak memperburuk," tutur Agus.

"Usahakan bekerja di luar ruangan seminimal mungkin di daerah terpapar polusi di ruang terbuka. Misalnya olahraga jangan siang hari. Selain itu, jaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, makan makanan bergizi dan olahraga teratur. Selanjutnya, deteksi dini perlu dilakukan saat timbul gejala gangguan pernapasan atau gejala yang membuat merasa tidak nyaman agar dapat ditangani lebih dini," kata Agus.
(IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902