Cakrawala

Berita Terbaru

Poliklinik Penyakit Kulit dan Kelamin RSUD Mataram Edukasi Risiko Kanker Serviks

Tuesday 22 August 2017
Edukasi dini kepada para remaja tentang risiko kanker serviks (leher rahim) dapat mencegah seks bebas yang menjadi salah satu pemicu penyakit kelamin berbahaya, salah satunya kanker serviks.

Kemenkes: Antisipasi Kebakaran, RS Wajib Miliki Sistem Pencegahan dan Penanganan Situasi Darurat

Tuesday 22 August 2017
Kementrian Kesehatan merilis Surat Edaran bagi kalangan perumahsakitan tentang upaya pencegahan dan langkah penanganan kasus kebakaran. Surat yang dirilis pada awal Agustus oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo, Sp.OG (K), MARS itu menyebutkan, berbagai kasus kebakaran yang melanda rumah sakit (RS) melatarbelakangi penerbitannya.

BPJS Kesehatan Gelar Kompetisi RS Berkualitas

Tuesday 15 August 2017
Kompetisi Rumah Sakit (RS) berkualitas digelar BPJS Kesehatan Kantor Deputi Wilayah Sumatera Bagian Tengah dan Jambi. Lomba diadakan untuk memacu kualitas pelayanan RS bagi peserta JKN KIS.
08/08/2017 06:01:12 PM

Atasi Polusi, Warga Urban Disarankan Bersahabat dengan Masker

Jakarta -
Dampak negatif polusi udara perkotaan dapat diminimalisir dengan penggunaan masker. "Sumber polusi udara itu, 90% dari knalpot kendaraan. Masker yang memiliki filtrasi, mampu melindungi dari polusi itu, menimalisir paparan dosis besar. Meminimalkan polusi udara yang masuk ke saluran napas, berdasarkan penelitian, dalam jangka pendek mengurangi keluhan masalah pernapasan.

Dengan penggunaan masker, berdasarkan riset, lima dari enam orang, risiko infeksi saluran pernapasannya, jauh lebih berkurang," tutur spesialis paru RS Persahabatan dr. Agus Dwi Susanto di Jakarta, belum lama ini.

Agus menyarankan, masker dipakai dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan perkotaan dengan polusi tinggi untuk perlindungan diri. Upaya lainnya, mengurangi kegiatan di luar ruangan saat polusi udara sedang tinggi, seperti pada siang hari.

Untuk orang yang sudah mempunyai penyakit pernapasan, lanjut Agus, sebaiknya menimimalkan dampak polusi agar penyakitnya tidak menjadi lebih parah. "Kalau sudah punya asma harus memperhatikan dampak polusi, diperhatikan pengobatan rutin, paparan polusi minimal agar tidak memperburuk," tutur Agus.

"Usahakan bekerja di luar ruangan seminimal mungkin di daerah terpapar polusi di ruang terbuka. Misalnya olahraga jangan siang hari. Selain itu, jaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, makan makanan bergizi dan olahraga teratur. Selanjutnya, deteksi dini perlu dilakukan saat timbul gejala gangguan pernapasan atau gejala yang membuat merasa tidak nyaman agar dapat ditangani lebih dini," kata Agus.
(IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902