Cakrawala

Berita Terbaru

KLHK di Rapat Darurat Limbah Medis PERSI: Tumpukan Mencapai 8.000 Ton di Seluruh Indonesia

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan tumpukan limbah medis di rumah sakit (RS) seluruh Indonesia mencapai 8.000 ton. Limbah-limbah medis itu tertumpuk di banyak RS pasca penertiban insenerator RS yang dinilai tidak memenuhi syarat.

Pemusnahan Tumpukan Limbah RS di Fasilitas Pabrik Semen Tunggu Kepmen LHK

Friday 06 April 2018
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (KLHK) pada Selasa (3/4) telah menandatangani kesepakatan dengan 4 pabrik semen untuk melakukan pemusnahan limbah medis yang kini menumpuk di rumah sakit (RS). Pabrik-pabrik semen itu masing-masing berlokasi dua di Jawa Barat, 1 Banten dan 1 lagi di Sumatera Barat. 

Agar Makin Trengginas Tangani Kejahatan Obat dan Makanan, BPOM Lantik Tiga Direktur Baru

Thursday 05 April 2018
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) melantik tiga direktur baru di Kedeputian Bidang Penindakan untuk mempercepat penanganan kasus kejahatan obat dan makanan. Ketiga direktur baru itu terdiri atas Direktur Penyidikan, Direktur Intelijen dan Direktur Pengamanan. 
13/11/2017 03:07:20 PM

Yuk Praktikkan Tujuh Kiat Hidup GERMAS Ini, Agar Produktif dan Indonesia Kuat

Jakarta -
Mari praktikkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat alias GERMAS agar kita sehat dan Indonesia kuat. Inilah anjuran Germas yang dirilis Kementerian Kesehatan.
  1. Melakukan aktifitas fisik
  2. Mengonsumsi sayur dan buah
  3. Tidak merokok
  4. Tidak mengonsumsi alkohol
  5. Memeriksa kesehatan secara rutin
  6. Membersihkan lingkungan
  7. Menggunakan jamban.
Namun,  GERMAs yang diatur dalam Inpres Nomor 1/2017 pada 27 Februari 2017, kini baru masuk dalam tahap awal implementasinya, berfokus pada tiga kegiatan sederhana:
  1. Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari
  2. Mengonsumsi buah dan sayur
  3. Memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit.
"Tiga kegiatan tersebut dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga, serta dapat dilakukan mulai saat ini serta tidak membutuhkan biaya yang besar," ujar tutur Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, dalam sambutannya pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 di Jakarta, kemarin, Minggu (12/11).

GERMAS, kata Nila, juga akan menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk sekaligus menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan.

"Mari mengubah kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat, lakukan langkah kecil perubahan pola hidup ke arah yang lebih sehat," ujar Nila.

Tema HKN ke-53 tahun ini sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK), menekankan pada pentingnya peran keluarga dalam pembangunan kesehatan. "Lingkungan keluarga memberikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan, perilaku dan gaya hidup yang sehat," ujar Nila.
(IZn - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902