Cakrawala

Berita Terbaru

Jadi RS Regional, RSUD Harus Tipe B

Thursday 17 April 2014
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Youwari, Sentani, Papua harus meningkatkan statusnya dari tipe D menjadi B untuk memenuhi persyaratan sebagai rumah sakit (RS) regional bagi  kawasan Indonesia timur.

Sadaralergi.com Bantu Anda Deteksi Alergi

Thursday 17 April 2014
Anda alergi tapi belun tahu apa pemicunya? Buka saja www.sadaralergi.com yang bisa membantu Anda mendeteksi alergi. "Pencegahan alergi secara dini dapat mengurangi potensi membengkaknya biaya pengobatan di kemudian hari,

Ini Tanya Jawab Tentang Jus, Efektifitasnya Buat Diet dan Detox!

Wednesday 16 April 2014
Jus.., apakah anda penggemarnya? Juga banyak orang di luar sana? Para penyuka jus  meyakini minuman ini ampuh mencegah penyakit juga mengurangi berat bedan. Tentu saja, selalu mengasyikkan ketika anda bisa mencampur brokoli, ketimun, dan memadukannya dengan stroberi untuk mendapatkan rasa manis.
24/04/2012 09:29:00 PM

Pemerintah Gratiskan Obat Malaria Jenis Baru

Jakarta - Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tidak lagi mengkonsumsi obat-obatan malaria yang dijual bebas tanpa konsultasi dengan petugas kesehatan. Sebab, kebiasaan itu akan membuat penyakit malaria menjadi resisten terhadap obat. Selain itu, pemerintah sudah mengratiskan obat malaria untuk jenis baru yaitu Artemisinin based Combination Therapy (ACT) di Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) pemerintah.

“Penyakit malaria kini menghadapi permasalahan baru terkait mulai munculnya resistensi terhadap obat malaria tertentu,” ujar Direktur Penyakit Bersumber Binatang Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Rita Kusriastuti dalam press briefing memperingati Hari Malaria Sedunia di Jakarta, Selasa.

Rita juga meminta masyarakat untuk tidak mengonsumsi obat-obat malaria yang lama karena sudah ada gejala resistensi. “Sekarang kita menggunakan obat baru, Artemisinin based Combination Therapy (ACT) yang pemberiannya harus dilakukan dokter dengan dikonfirmasi oleh laboratorium,” papar dia.

Menurut Rita, resistensi terhadap obat merupakan permasalahan baru yang muncul terkait penyakit malaria yang masih mengancam hingga setengah penduduk dunia dan menjangkiti 216 juta orang per tahunnya.

“Dengan menggunakan ACT atas rekomendasi dokter dan dosis yang tepat, penyakit malaria diharapkan untuk dapat ditangani secepatnya dan menghindarkan kematian yang masih terjadi hingga 655 ribu orang tiap tahunnya,” ujar dia.

Menurut Rita, jumlah penderita malaria di Indonesia sebenarnya tidak terlalu banyak dibandingkan dengan negara-negara Afrika. Jumlah pasien malaria tahun 2011 tercatat sebanyak 256.592 orang dengan jumlah kematian 388 orang, menurun dari 2010 yang berjumlah 432 kematian.

Pemerintah menargetkan untuk melakukan pengurangan atau eliminasi malaria mulai tahun 2015 di beberapa pulau dan tahun 2030 untuk eliminasi malaria total di seluruh Indonesia.

Secara rinci, pada tahun 2015 diharapkan eliminasi malaria dapat dilakukan di Pulau Jawa, Provinsi Aceh, dan Kepri sedangkan eliminasi tahun 2020 ditargetkan dilakukan di Pulau Sumatera, Provinsi NTB, Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi serta tahun 2030 di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, NTT dan Maluku Utara.

Sementara itu, Director CDC Unicef William Hawley menjelaskan, di Indonesia ada sekitar 25 spesies nyamuk anopheles yang menyebarkan malaria, dibandingkan dengan Afrika yang hanya memiliki dua jenis spesies. Tiap spesies punya cara masing-masing untuk menularkan malaria dan punya perilaku khusus.

“Yang berbahaya adalah nyamuk yang makan darah manusia dan memiliki siklus hidup yang panjang, lebih dari 10 hari," kata William.
(IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Komplek Sentra Bisnis Artha Gading Kelapa Gading - 14250
  • +6221 45845223
  • +6221 45845291