Seputar BPJS

Berita Terbaru

Pemerintah Setop Suntikan Modal, BPJS Diminta Mandiri Atasi Defisit

Tuesday 14 November 2017
Sejak awal berdiri, BPJS kesehatan tercatat terus mengalami defisit. Namun, defisitnya diperkirakan membaik menjadi Rp 3,4 triliun tahun ini.


Epidemi Rokok Sedot Dana BPJS Rp7,4 Triliun

Monday 15 May 2017
Kasus penyakit tidak menular, yang salah satunya dipicu rokok merupakan ancaman serius bagi keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

RS dalam Sengketa Tak Bisa Bermitra dengan BPJS

Wednesday 26 April 2017
Rumah sakit (RS) yang ingin bermitra dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diharapkan memenuhi persyaratan yang ditetapkan di awal serta berkomitmen mematuhi aturan, sepanjang berlangsungnya kerja sama.
15/05/2017 02:48:05 PM

Epidemi Rokok Sedot Dana BPJS Rp7,4 Triliun

Jakarta -
Kasus penyakit tidak menular, yang salah satunya dipicu rokok merupakan ancaman serius bagi keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Epidemi konsumsi rokok di Indonesia telah mencapai titik yang mengkhawatirkan. Lebih dari sepertiga penduduk atau 36,3% merupakan perokok. Sebanyak 20% remaja usia 13 tahun hingga 15 tahun adalah perokok.

Bahkan, prevalensi perokok laki-laki dewasa di Indonesia bahkan yang paling tinggi di dunia, yaitu 68,8%. Padahal, rokok merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular seperti kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah, serta penyakit paru.

"Biaya untuk penyakit jantung dan pembuluh darah saja Rp6,59 triliun. Beberapa hari lalu saya bertemu Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, bahkan dikatakan mencapai Rp7,4 triliun," kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan saat membuka Konferensi Indonesia untuk Tembakau atau Kesehatan (ICTOH) ke-4 di Jakarta, hari ini.

ICTOH ke-4 merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan
dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2017 yang diperingati setiap 31 Mei. Pertemuan tersebut diselenggarakan Kementerian Kesehatan Indonesia bersinergi dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Tobacco Control Support Center (TCSC) IAKMI

Data BPJS Kesehatan itu, kata Nila, valid karena lembaga itu hanya akan mengeluarkan dana bila pasien didiagnosis dengan benar.

"Mayoritas penyakit tidak menular diasosiasikan dengan gaya hidup tidak sehat, yaitu kurang olahraga, kurang konsumsi buah dan sayuran, serta merokok dan minum minuman beralkohol," tutur Nila.

Selain mengancam program JKN, penyakit tidak menular dan konsumsi tembakau juga mengancam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Karena itu, penanggulangan penyakit tidak menular dan pengendalian konsumsi rokok menjadi salah satu upaya untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut.
(IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902