Galeri

Berita Terbaru

Kisah Menkes, Kaki Gajah dan 16 Sepeda

Thursday 12 October 2017
Sebanyak 16 sepeda dibagikan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek pada warga dalam peringatan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) 2017 di Demak, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

Sogi: ASI Sehat, Hemat dan Dekatkan Relasi dengan Anak

Monday 04 September 2017
Para ayah wajib memberikan dukungan kepada pasangan mereka agar optimal menyusui bayinya. Seorang ayah ASI akan memastikan bayinya memperoleh Air Susu Ibu (ASI) yang penuh manfaat.

Di Senayan, Jokowi Didoakan Agar Sehat dan Gemuk

Wednesday 16 August 2017
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didoakan supaya selalu sehat dan badannya lebih gemuk agar dapat menjalankan tugas sebagai Kepala Negara. Selain itu, Presiden juga didoakan senantiasa kuat, di tengah keterbatasan waktu istirahat dan kelelahan akibat tugas negara.

01/12/2016 11:39:52 AM

Aksi Sembilan Dokter di Pentas Wayang Orang

Semarang -
Sebanyak sembilan dokter FK Universitas Dipenogoro (Undip)/Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi dan RS Pantiwiloso beraksi dalam pergelaran wayang orang berlakon Mahawira Sumantri bersama Wayang Orang Ngesti Pandowo.

Enam dokter laki-laki dan tiga perempuan, ditambah perawat dan tenaga farmasi itu memainkan kisah perjuangan tokoh Sumantri yang menjalankan misi kemanusiaan, seperti yang juga dijalankan para medis, baik dokter, perawat, maupun bagian gizi dalam dunia kekinian.

Sumantri yang mengoptimalkan kepandaian, potensi diri, keberanian, pengabdian, dan tanggung jawab berpijak pada serat Tri Pama Wira Wiyata yang menyebutkan pengabdian Sumantri yang berkarakter sebagai prajurit pahlawan kusuma bangsa.

dr. Damai Santosa, Sp.PD, KHOM berperan sebagai Buta Cakil, delapan dokter laki-laki berperan sebagai para raja sewu dan tiga dokter perempuan sebagai istri Sumantri. Mereka diantaranya dr. Endang Kustiowati, Sp. S(K), dr. Happy Kurnia Brotoarianto, Sp.BS, dr.Yurriz Bakhtiar, PhD.PA. Sp.BS.

Bukan cuma pemainnya, penonton yang datang pun didominasi praktisi medis, baik dokter, perawat, teman sejawat, para dokter muda, serta pecinta wayang orang.

"Dengan terjun ke dunia seni, di sela-sela aktivitas sebagai dokter juga dosen di Undip, saya bisa mencapai tahapan terbebas dari dirinya sendiri. Seni itu sangat penting sebagai penyeimbang tubuh. Apalagi hidup itu harus sehat dan seimbang dengan 3O , 2D, dan 1N. Tiga O yakni olah jiwa, olah raga, dan olah seni, dua D yakni doa dan duit, serta satu N adalah narimo ing pandum, selalu bersyukur," kata Santosa.

Selain bermain di pentas wayang orang, Santosa juga aktif dalam Ketoprak, dan Trutuk. "Dengan terus melestarikan budaya, maka akan berbuah manis untuk anak dan cucu penerus bangsa. Jangan sampai negara lain mengambil alih kesenian kita, makanya harus kita jaga," kata Santosa.
(IZN - pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902