Berita RS

Berita Terbaru

Eka Hospital BSD dan Pekanbaru Kembali Raih Akreditasi Internasional JCI

Tuesday 21 March 2017
Eka Hospital Bumi Serpong Damai (BSD) dan Pekanbaru meraih akreditasi internasional dari Joint Commission International (JCI). Eka Hospital BSD mencapai akreditasi itu untuk ketiga kalinya, sedangkan bagi Eka Hospital Pekanbaru, menjadi kali kedua.

Lima RSUD Raih Piagam Penghargaan Pelayanan Publik Role Model

Monday 06 March 2017
Sebanyak lima Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik kabupaten/kota memenangkan Piagam Penghargaan Pelayanan Publik Role Model yang dinilai telah memberikan pelayanan publik dengan predikat sangat baik. 

144 RS Perangi Resistensi Antimikroba

Monday 13 February 2017
Penyakit infeksi masih merupakan salah satu masalah utama kesehatan masyarakat di negara berkembang dan beriklim tropis, termasuk Indonesia. Kini, ancaman dari penyakit infeksi itu makin bertambah dengan tingginya penggunaan antibiotik berlebihan yang memicu resistensi bakteri terhadap antibiotik.
02/11/2011 09:29:39 AM

Pemerintah Bangun RS Pusat Otak Nasional Pertama

Jakarta - Seiring dengan meningkatnya tingkat perekonomian masyarakat Indonesia, usia harapan hidup pun bertambah. Kondisi itu akan menimbulkan masalah baru yaitu proses penuaan otak dan jaringan saraf yang dapat menjadi masalah nasional jika tidak diantisipasi sejak dini.

Untuk menanggulangi permasalahan otak dan saraf (neurologi) yang bisa menjadi masalah kesehatan nasional yang serius dan berdampak luas, Kementerian Kesehatan membangun Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (National Brain Centre Hospital) yang pertama di Jakarta.

Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional itu dilakukan Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta, Selasa (1/11).

Menkes menjelaskan, di Indonesia saat ini belum ada pusat penanganan otak dan saraf tersendiri, terpadu dan komprehensif yang berbasis pada bukti dan mampu bersaing secara global.

“Padahal, jumlah kasus kesehatan otak dan saraf di Indonesia kian meningkat dan semakin kompleks permasalahannya,” ujar Menkes di sela pemancangan tiang pertama pembangunan rumah sakit (RS) tersebut.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan utama di hampir seluruh RS di Indonesia yaitu sebesar 15,4 persen.

Menkes menjelaskan, angka kejadian stroke dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Tren peningkatan kasus juga terjadi pada penyakit neurodegeneratif dan metabolik seperti demensia, gangguan fungsi eksekutif, keseimbangan, koordinasi, rasa tidak nyaman fungsi sensorik pada ektrimitas.

“Angka kejadian trauma kepala dan tulang belakang akibat kecelakaan lalu lintas juga meningkat dimana prevalensi cidera kepala dan tulang belakang mencapai 7,5 persen dari total populasi,” ujar Endang.

Dia menambahkan, masalah neurologi lain adalah terjadinya peningkatan kasus neuroinfeksi pada otak dan persarafannya seperti meningitis/meningoensefalitis tuberculosis, bakteri non spesifik, jamur dan juga meningkatnya kejadian ODHA (orang dengan HIV/AIDS) dengan manifestasi awal dan lanjut pada otak dan saraf.

Sebab itu, hadirnya Rumah Sakit Pusat Otak Nasional nanti akan melayani brain check up secara komprehensif yang nantinya bisa menjadi salah satu standar pemerikasaan kesehatan sehat.

“Kami berharap Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini dapat menjadi center of excellent di mana di dalam RS itu akan terdapat penanganan medis lanjut, restorasi dan rehabilitasi, pendidikan dan pelatihan, riset medis dasar dan riset komprehensif, pengembangan produk dan kebijakan pengembangan komunitas,” papar dia. (pdpersi.co.id)

CONTACT US

  • Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan - 12870
  • +6221 8378 2901-02
  • +6221 8378 2902