Kanal PERSI
BERITA PERSI

20 RSPI Sulianti Saroso Pulangkan Dua Pasien Covid-19 yang Telah Sembuh

RSPI Sulianti Saroso melepas pasien 01 dan 03 yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Mereka diizinkan pulang. Namun, pasien 02 yang dikabarkan memiliki hubungan keluarga dengan pasien 02 belum jelas infonya. Kedua pasien yang dipulangkan telah dinyatakan negatif virus corona setelah dilakukan uji laboratorium sebanyak dua kali, masing-masing tes dilakukan dua kali.  "Insya Allah sore ini mereka kita pulangkan," ujar Mohammad Syahril, Direktur Utama (Dirut) RSPI Sulianti Saroso dalam konferensi pers di RSPI, Jakarta Utara, hari ini, Jumat (13/3).

RSUP Persahabatan Pulangkan Dua Pasien Covid-19 yang Telah Sembuh

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan memulangkan dua pasien yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19, hari ini, Kamis (12/3). Kedua pasien dinyatakan telah sembuh menyusul keluarnya hasil Litbangkes. "Pasien dengan identitas nomer 6 dan 14 itu akan dipulangkan ke rumahnya untuk beristirahat," ungkap Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah

Diterpa Kabar Merawat Pasien Covid-19, Inilah Pernyataan Siloam Hospital

Inilah pernyataan resmi Siloam Hospital menanggapi rumor tentang pasien Covid-19 yang tengah dirawat di salah satu rumah sakit (RS) milik kelompok itu di kawasan Jakarta Barat.  "Beberapa minggu terakhir, terdapat peningkatan kasus demam dan flu di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Harus diingat bahwa tidak semua kasus demam dan flu adalah COVID-19. Seseorang dinyatakan terdiagnosis COVID-19 hanya pada saat Kementerian Kesehatan memberikan pengumuman tersebut.

RSUP Sanglah Operasikan Poli Tidur

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, sejak 2017, mengoperasikan Klinik Gangguan Tidur, yang membantu pasien  berkonsultasi hingga menjalani terapi untuk mengatasi gangguan tidur. Bantuan medis sangat diperlukan bagi pasien karena berisiko memengaruhi aktivitas sehari-hari.  "Sering disebut Poli Tidur dan pasiennya di sana dievaluasi, mulai dari wawancara soal sakitnya apa, pernah minum obat-obatan atau tidak, keluhannya sejauh ini seperti apa, wawancara lengkap," kata Psikiater RSUP Sanglah dr. Ida Ayu Kusuma Wardani, SpKJ

Menteri PUPR Luruskan, Bukan RS yang Dibangun di Pulau Galang, Melainkan Lokasi Observasi dan Isolasi

Kabar pembangunan bekas penampungan pengungsi asal Vietnam yang dioperasikan pada 1980-ab di Pulau Galang, Kepulauan Riau, menjadi rumah sakit (RS) diluruskan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Ia menegaskan yang akan dibangun bukan RS, melainkan tempat observasi dan isolasi pasien penyakit menular.  "Tempat observasi dan isolasi itu bukan hanya COVID-19, melainkan berbagai penyakit menular lainnya, seperti flu burung dan lainnya. Pemerintah akan merenovasi gedung yang dulunya difungsikan sebagai RS untuk pengungsi asal Vietnam yang didirikan oleh PBB," ujar Basuki

Jadi RS Pendidikan FK Unsri, RSUD Siti Fatimah Targetkan Kembangkan Wisata Medis

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Palembang milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi (Sumsel) menjadi RS pendidikan bagi mahasiswa dan mahasiwi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri). "Kami tuangkan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara FK Unsri dengan RSUD Siti Fatimah serta Provinsi Sumsel. Perjanjian ini disimbolisasikan penyerahan logo resmi RSUD Siti Fatimah kepada kami. Cita-cita besar kami, menjadikan Sumsel sebagai pusat destinasi wisata kesehatan dan salah satu pusat pelayanan kesehatan terbaik di Indonesia

Arsip Berita
BERITA KANAL PERSI

PERSI Gelar FGD Kajian Perbandingan Biaya Riil Terhadap Tarif INA CBGs

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) hari ini menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema Kajian Perbandingan Biaya Riil Terhadap Tarif INA CBGs Dalam Rangka Persiapan Penerapan Single Tarif Pelayanan JKN bersama pengurus pusat PERSI, asosiasi RS serta kalangan perumahsakitan. FGD yang juga disiarkan melalui Webinar itu diselenggarakan di Sekretariat PERSI, Jakarta. Komparteman Bina Pembiayaan Pengurus PERSI Pusat sebagai penyelenggara FGD, yang dipimpin dr. Josephat Suwanta Sinarya, M.Kes menyatakan, JKN yang diberlakukan mulai 2014 bertujuan meningkatkan status kesehatan masyarakat, menjangkau perlindungan penyakit katastropik, serta meningkatkan kepuasan pengguna sistem pelayanan kesehatan.

PERSI Adakan Diskusi dan Webinar Terkait Peningkatan Mutu RS

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) hari ini mengadakan diskusi yang juga dilakukan melalui Webinar. Topik yang dikupas, Mengembangkan Berbagai Metode yang Efektif dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit.  Diskusi diselenggarakan Kompartemen Manajemen Mutu dan dimoderatori langsung oleh Sekretaris kompartemen dr. Hanevi Djasri, MARS, FISQua serta dihadiri oleh Ketua Umum PERSI dr. Kuntjoro Adi Purjanto M.Kes. Peserta Webinar di antaranya RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rumah Sakit Umum Bunda BMC Padang, RS Mata "Dr. YAP" Yogyakarta serta RS-RS lainnya di berbagai wilayah

Kolaborasi PERSI dan Medtronic untuk Efisiensi Pelayanan Rumah Sakit

Mulai beroperasi sejak 2014, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menorehkan pencapaian yang signifikan. Berawal dari hanya mencakup 46% populasi pada 2014 hingga kepesertaan mencapai 81% populasi di awal 2019. Akan tetapi, terlepas dari pencapaiannya yang luar biasa, implementasi JKN masih mengalami kesenjangan. Pada sisi regulasi, terdapat kesenjangan, yang dapat dilihat dari acuan untuk sistem tarif INA-CBGs yang terakhir diperbaharui 2016, yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 64 tahun 2016. INA-CBGs atau Indonesia Case Base Groups merupakan sistem yang menentukan tarif standar yang digunakan rumah sakit (RS) sebagai referensi biaya klaim ke sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Panduan Praktik Klinis dan Clinical Pathway untuk kelompok penyakit pun belum semua diperbaharui terus-menerus secara berkala

Arsip Berita
KEGIATAN PELATIHAN PERSI

Lokakarya Metode Baru ”Analisis Beban Kerja dan Perencanaan SDM Rumah Sakit”

Pada situasi ekonomi yang sangat kompetitif kualitas produk yang tinggi saja tidak cukup untuk memenangkan pertarungan bisnis yang semakin ketat. Kunci untuk dapat merebut hati pelanggan dan membuat pelanggan loyal adalah menjual jasa kesehatan bermutu tinggi dengan kualitas pelayanan yang excellent. Untuk dapat menciptakan jasa kesehatan yang prima Institusi Kesehatan harus didukung oleh SDM profesional dengan kinerja sesuai dengan harapan masyarakat.

Pelatihan Keperawatan : Tata Kelola SDM Keperawatan Sebagai Upaya Mewujudkan Pelayanan yang Aman dan Cost Efektif

Pelayanan Keperawatan merupakan ujung tombak dalam pelayanan asuhan kepada pasien, dimana perawat merupakan ujung tombak yang melayani asuhan keperawatan selama 24 jam. Seiring dengan tuntutan pelayanan yang berkualitas dan adanya perubahan Paradigma pelayanan yang berpusat pada pasien maka diperlukan pelayanan yang berkualitas agar keselamatan pasien dapat terjamin

Peran Digitalisasi di Era Industri 4.0 dalam Pelayanan Rumah Sakit di Indonesia

Pelayanan Kesehatan Indonesia perlu memiliki basis teknologi yang kuat demi melayani lebihdari 260 juta penduduk dengan standar yang memuaskan.  Teknologi digital sejatinya dapat di pergunakan untuk efisiensi reabilitas dan juga transparasi. Semua ini adalah hal penting untuk terus menerus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Akan tetapi di tengah pesatnya digitalisasi di semua sektor kehidupan. ternyata sumber daya manusia dan sistem kerja yang selama ini ada di pelayanan kesehatan belummemanfaatkannya dengan baik.

PERDALIN-PERSI : Pelatihan PPRA dan Pembuatan Panduan Antibiotik

Pengendalian resistensi antibiotik dirumah sakit harus sesegera mungkin dilakukan. Penggunaan anti biotik yang tepat guna kemudian diatur berdasarkan ketentuan dari Peraturan menteri Kesehatan Nomor 8 tahun 2015 yang menyatakan bahwa setiap rumah sakit harus melaksanakan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba secara optimal, dan harus memiliki buku panduan penggunaan antibiotik.

Workshop Peran Strategis Tim Pengelola JKN di Rumah Sakit dalam Upaya Optimalisasi JKN

Memasuki era Universal Health Coverage (UHC) dan menjelang enam tahun program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Implementasi pelaksanaannya terus dilakukan pembenahan dan perbaikan, baik dalam tataran regulasi, kebijakan dan operasional, tidak hanya sistem utama, namun juga sub sistem pendukung lainnya. Rumah Sakit sebagai stakeholder utama JKN harus mampu mengelola pelayanan kepada peserta JKN dengan efektif dan efisien, tepat guna dan berhasil guna, karena pada hakekatnya dalam proses pelayanan kepada pasien terdapat batasan dalam standar pelayanan serta penggunaan sumber daya yang dikemas dalam model paket INA CBGs.

Pelatihan : Meningkatkan Komunikasi Efektif Menuju Keselamatan Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Kegiatan Komunikasi pada Prinsipnya adalah aktivitas pertukaran ide atau gagasan. Komunikasi dapat efektif apabila pesan diterima dan dimengerti sebagaimana dimaksud oleh pengirim pesan, pesan ditindaklanjuti dengan sebuah perbuatan oleh penerima pesan dan tidak ada hambatan untuk hal tersebut. menurut berbagai survei ± 85% kesuksesan hidup berkaitan langsung dengan kemampuan berkomunikasi dengan baik.

Pelatihan IPCN (Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi di Rumah Sakit)

Healthcare Associated Infection (HAIs) merupakan global issu saat ini. Dampak HAIs dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas, yang merugikan pasien maupun rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya, bahkan dapat menjadi tuntutan bagi Rumah Sakit.  Undang-undang nomor 36 tahun 2009 dan Undang-undang nomor 44 menyatakan bahwa setiap pasien yang masuk Rumah Sakit dan fasilitas kesehtan lainnya harus dapat memberikan pelayanan yang aman. Salah satu upaya agar pasien aman dengan menerapkan Patient Safety. Tujuan kelima Patient Safety adalah menurunkan resiko HAIs.

Pelatihan Dokter Pencegah dan Pengendali Infeksi (Pelatihan IPCD)

Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya memiliki peran untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang meliputi preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif. Pelayanan kesehatan yang diberikan harus bermutu bertanggung jawab dan transparan, untuk keamanan pasien (Patient Safety).  Salah satu goals dari Patient Safety adalah menurunkan insiden rate infeksi terkait pelayanan kesehatan yang saat ini dikenal sebagai HAIs (Healthcare Associated Infections) 

Pelatihan Tingkat Dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Pelayan Kesehatan Lainnya

Health Care Associated Infection (HAIs) atau infeksi sehubungan dengan pelayanan kesehatan merupakan masalah serius bagi semua sarana pelayanan kesehatan di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Menurut data WHO sekitar 3-21% atau rata-rata 9% kejadian infeksi. Data infeksi nosokomial di RSJHK periode 2001-2006 sekitar 5%. Kejadian infeksi ini dapat menghambat proses penyembuhan dan pemulihan pasien, bahkan dapat menimbulkan peningkatan morbiditas, mortalitas dan memperpanjang lama hari rawat, sehingga biaya meningkat dan akhirnya mutu pelayanan di sarana kesehatan akan menurun

Pelatihan “Implementasi RCA, FMEA dan Manajemen Risiko untuk Meningkatkan Keselamatan Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”

Program Keselamatan Pasien saat ini menjadi kewajiban bagi rumah sakit sesuai yang tertuang dalam UU RS no.44 tahun 2009 pasal 43 tentang Keselamatan Pasien dan Akreditasi RS. Dalam menerapkan keselamatan pasien, diperlukan suatu proses pembelajaran dari Kejadian Tidak diharapkan (KTD) dengan melakukan Analisa RCA (Root Case Analysis). Analisa Risiko secara proaktif dengan Analisa FMEA (Failure Mode Effect Analysis) dan Manajemen Risiko di Pelayanan Kesehatan.
Arsip Berita
FIGUR

Kisah Kepala IGD RS Daha Husada Terbang ke Bangkok hingga Lembata, Selamatkan Korban Gigitan Ular Langka

Merespon cepat aduan sejawatnya tentang pasien anak korban gigitan ular di Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat terbang langsung ke Bangkok, Thailand untuk mendapatkan antibisa atau antivenom yang diantar langsung ke bandara berkat kolaborasi dari para pakar di sana, hingga mengadakan pelatihan penananganan gigitan ular.  Itulah rangkaian kisah dr Tri Maharani, Kepala IGD RS Daha Husada Kediri Jawa Timur, yang dikenal sebagai ahli antivenom di negeri ini. Ceritanya juga mencerminkan kolaborasi antar tenaga dokter serta pihak RS serta tentunya pentingnya antisipasi Indonesia terhadap ketersediaan antivenom.
Arsip Berita
INFORMASI SEPUTAR RUMAH SAKIT

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/169/2020 Tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu

Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU mendapatkan penggantian biaya perawatan pasien penyakit infeksi emerging tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging menyampaikan laporan secara berkala atau setiap ditemukan kasus suspek penyakit infeksi emerging tertentu kepada Menteri Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.

Surat Edaran Kemenkes No. HK.02.02/D.III/548/2020 tentang Peningkatan Peran Rumah Sakit dalam Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi

Penurunan Angka kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan prioritas pembangunan kesehatan sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden No. 18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2020-2024, untuk itu di perlukan berbagai upaya untuk menurunkan AKI dan AKB.  Kondisi saat ini adalah AKI sebesar 305per 100.000 kelahiran hidup (SUPAS, 2015) dan AKB sebesar 24 per 1000 kelahiran hidup (SKDI, 2017).  Dalam rangka percepatan penurunan AKI dan AKB diperlukan peningkatan peran Rumah Sakit agar di tahun 2024 tercatat AKI sebesar 183 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB per 1000 kelahiran hidup

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit

Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.  Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission yang selanjutnya disingkat OSS adalah perizinan berusaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, gubernur, atau bupati/wali kota kepada pemilik dan pengelola Rumah Sakit melalui sistem elektronik yang terintegrasi.
Arsip Berita

PD PERSI- Copyright © 2019